
Menteri Pertahanan Israel Avigdor Lieberman telah menyerukan kepada bangsa Yahudi yang telah tinggal di Prancis untuk meninggalkan negara tersebut. Seruan itu adalah upaya sebagai aksi protes atas sebuah rencana konferensi perdamaian internasional pada pertengahan Januari 2017 yang diinisiasi oleh negara Prancis.
Terkait konferensi yang rencananya akan dihadiri sekitar 70 negara tersebut, Israel sudah beberapa kali menyatakan sikap, bahwa tidak akan ikut serta dalam momentum yang membuka kembali jalan perdamaian antara Palestina - Israel.
Di dalam sebuah surat kabar 🔝Yedioth Ahronoth⇣ telah mengutip sebuah pernyataan Lieberman di saat memimpin rapat partai Israel Beitna. ➧ Mungkin inilah waktu yang tepat untuk mengatakan kepada bangsa Yahudi di sana, Prancis bukanlah negeri kalian, tinggalkanlah dan datanglah ke Israel,” ucapan Lieberman seperti yang telah dilansir suarapalestina.id, hari ini.
Baca : Habib Rizieq - Salah Alamat - Perihal Laporan Penistaan Agama
➮ Ini adalah sebuah balasan yang tepat (atas Konferensi yang akan digelar di sana), demikian Liberman menyatakan.
Dirinya juga menambahkan, "Jika kalian ingin tetap menjadi bangsa Yahudi", dan menjaga keturunan anak cucu kalian, maka tinggalkanlah Prancis, lalu segeralah berhijrah ke Israel.
Baca : Seorang Oknum Guru pamer Video Buah Dadanya Kepada Murid
Lieberman juga menilai, bahwa konferensi tersebut diadakan bukan pada waktu yang tepat. Apalagi, menurutnya, Prancis saat ini sedang mempersiapkan diri untuk mengadakan pemilu. "Konferensi itu sejatinya hanya untuk menghakimi Israel, Ujar Lieberman. Kata dirinya, acara itu hanya bertujuan untuk mengusik stabilitas Israel dan memperburuk citra Israel di dunia internasional.
Menurut statistics Biro Imigrasi Yahudi, jumlah bangsa Yahudi yang ada di Eropa sekitar 1,5 juta jiwa. Adapun 600 ribu di antaranya tinggal di Prancis. Pada 2015, tercatat sekitar eight imigran Yahudi yang sudah meninggalkan Prancis dan kini berada di Israel. Sumber : Republika.co.id
Terkait konferensi yang rencananya akan dihadiri sekitar 70 negara tersebut, Israel sudah beberapa kali menyatakan sikap, bahwa tidak akan ikut serta dalam momentum yang membuka kembali jalan perdamaian antara Palestina - Israel.
Di dalam sebuah surat kabar 🔝Yedioth Ahronoth⇣ telah mengutip sebuah pernyataan Lieberman di saat memimpin rapat partai Israel Beitna. ➧ Mungkin inilah waktu yang tepat untuk mengatakan kepada bangsa Yahudi di sana, Prancis bukanlah negeri kalian, tinggalkanlah dan datanglah ke Israel,” ucapan Lieberman seperti yang telah dilansir suarapalestina.id, hari ini.
Baca : Habib Rizieq - Salah Alamat - Perihal Laporan Penistaan Agama
➮ Ini adalah sebuah balasan yang tepat (atas Konferensi yang akan digelar di sana), demikian Liberman menyatakan.
Dirinya juga menambahkan, "Jika kalian ingin tetap menjadi bangsa Yahudi", dan menjaga keturunan anak cucu kalian, maka tinggalkanlah Prancis, lalu segeralah berhijrah ke Israel.
Baca : Seorang Oknum Guru pamer Video Buah Dadanya Kepada Murid
Lieberman juga menilai, bahwa konferensi tersebut diadakan bukan pada waktu yang tepat. Apalagi, menurutnya, Prancis saat ini sedang mempersiapkan diri untuk mengadakan pemilu. "Konferensi itu sejatinya hanya untuk menghakimi Israel, Ujar Lieberman. Kata dirinya, acara itu hanya bertujuan untuk mengusik stabilitas Israel dan memperburuk citra Israel di dunia internasional.
Menurut statistics Biro Imigrasi Yahudi, jumlah bangsa Yahudi yang ada di Eropa sekitar 1,5 juta jiwa. Adapun 600 ribu di antaranya tinggal di Prancis. Pada 2015, tercatat sekitar eight imigran Yahudi yang sudah meninggalkan Prancis dan kini berada di Israel. Sumber : Republika.co.id