Pasar Senen Kebakaran, Ratapan Sang Pedagang

Pasar Senen Kebakaran, Ratapan Sang Pedagang

Pasar Senen Kebakaran, Ratapan Sang Pedagang

Pasar Senen Kebakaran, Ratapan Pedagang Yang jadi korban
Pasar Senen terlihat ramai sore itu. Puluhan personel polisi dan ratusan pasukan pemadam kebakaran memadati tempat belanja yang dibangun di era Gubernur Ali Sadikin ini. Namun mereka di sana bukan untuk berbelanja, melainkan sedang mengamankan keadaan dan berusaha memadamkan api yang berkobar di lantai satu Blok III Pasar Senen, Jakarta Pusat.

Baca : BI Jelaskan Perihal Tudingan Palu Arit Pada Uang Rupiah Baru
Di antara ratusan personel tersebut, juga tampak pedagang berlalu lalang mengamankan barang dagangan yang bisa diselamatkan. Barang dagangan ini mereka letakkan di tengah lapangan parkir atau langsung diangkut ke atas mobil pick up. Lapangan parkir pun tampak berantakan. Tak hanya dipenuhi tumpukan barang dagangan, selang-selang pemadam api dan sampah-sampah juga terlihat melintang.

Di tengah sebaran barang tersebut, terlihat seorang ibu yang sedang duduk di depan beberapa lemari pajangan kacamata. Dia tampak lesu dan raut wajahnya terlihat sedih. Ibu tersebut merupakan pedagang yang menjadi korban kebakaran. Sebagian besar barang jualannya, yaitu kacamata, hangus terbakar. Dia pun mengalami kerugian yang cukup besar.

Sehari biasanya saya dapat omset sekitar Rp 500 ribu. Sebagian ruangan toko saya juga disewakan ke orang lain per bulan Rp 20 juta, tetapi sekarang semua ruangan itu terbakar," kata pedagang di Pasar Senen, Indah (47).

Baca : 



Kebetulan, toko milik Indah memang akan habis masa sewanya pada Juni tahun ini. Dia berjualan di sana sejak 2012 dan kontraknya habis dalam lima tahun.

Dulu sebulan nyicil sekitar Rp 17 juta sebulan hingga akhirnya lunas di tahun ketiga. Pas sudah tahun terakhir malah begini jadinya," kata Indah.

Nasib serupa juga dialami oleh Bejo (60). Dia sudah berbisnis tekstil selama empat tahun di Pasar Senen.

Sebelumnya, Bejo juga pernah menjadi korban kebakaran Pasar Senen pada 2013. Bejo sedikit lebih mujur, waktu itu dan kali ini barang dagangannya berhasil diselamatkan.

Hanya saja dia mengalami kerugian karena tidak bisa berjualan untuk sementara waktu. Meski begitu, Bejo enggan menyebutkan berapa kerugian yang dideritanya.

Keduanya mengaku belum memiliki bayangan bagaimana keadaan mereka ke depannya. Mereka juga belum tahu apakah akan kembali berjualan atau tidak.

Saya juga bingung harus bagaimana. Anak saya baru mau masuk SMP, tetapi sumber penghasilan keluarga hanya berasal dari bisnis ini. Suami saya sudah pensiun," kata Indah.

Baca : Fenomena Di Balik Kenaikan Biaya STNK Di Indonesia
Berbeda dengan Indah, Bejo sudah tidak memiliki kewajiban untuk menafkahi anak. Anaknya sudah bekerja. Meski secara materi dia bisa dibantu anaknya, Bejo tetap merasa sedih karena harus jadi pengangguran. Dia tidak ingin menjadi tanggungan anaknya terlalu lama.

Bukan kali ini saja Pasar Senen mengalami kebakaran. Menurut catatan, sejak tahun 1974 hingga kini sudah ada enam kebakaran di Pasar Senen yang dibangun pada tahun 1960-an ini.

Lantaran jadi "langgaran" kebakaran, para pedagang berharap Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dapat segera melakukan upaya pencegahan agar Pasar Senen tidak sering terbakar lagi. Mereka juga berharap apabila kebijakan relokasi benar-benar dilakukan, pihak Pemprov tidak mempersulit prosesnya.

Baca juga : Anak Seorang Proklamator Malah Di Tuduh Makar - Prabowo Subiyanto
Sementara ini mereka masih bertahan meratapi lokasi usaha mereka yang sudah menghitam dikerumuni asap. Pedagang lain pun melihat dengan tatapan yang sama.

Share this:

Share this with short URL: Get Short URL loading short url

You Might Also Like:

loading...
Disqus
Blogger
Pilih Sistem Komentar Yang Disukai

0 Comment

Add Comment

Gunakan konversi tool jika ingin menyertakan kode atau gambar.


image
How to style text in Disqus comments Top Disqus Commentators
  • To write a bold letter please use <strong></strong> or <b></b>.
  • To write a italic letter please use <em></em> or <i></i>.
  • To write a underline letter please use <u></u>.
  • To write a strikethrought letter please use <strike></strike>.
  • To write HTML code, please use <code></code> or <pre></pre> or <pre><code></code></pre>.
    And use parse tool below to easy get the style.
Show Parser Box

How to get ID DISQUS - http://disq.us/p/[ID DISQUS] - lihat di sini

strong em u strike
pre code pre code spoiler
embed

Like Pacapa? Keep us running by whitelisting Pacapa in your ad blocker.

This is how to whitelisting Pacapa in your ad blocker.

Thank you!

×
×
×