Enam Pemimpin Agaman Akan Menghadiri Pelantikan Trump

Enam Pemimpin Agaman Akan Menghadiri Pelantikan Trump

Enam Pemimpin Agaman Akan Menghadiri Pelantikan Trump

Enam Pemimpin Agaman Akan Menghadiri Pelantikan Trump
Para selebritis papan atas sudah menyatakan tidak akan menghadiri pelantikan Donald J. Trump esok Jumat, sebaliknya banyak pemimpin agama yang akan menghadiri seremoni itu demi mendoakan pemerintahan AS yang baru nanti.

Enam pemimpin agama, termasuk seorang rabbi, seorang kardinal dan para pendeta Protestan akan menghadiri pelantikan Trump. Jumlah ini jauh lebih banyak ketimbang pada pelantikan presiden-presiden sebelumnya, kata Jim Bendat, pengarang dan sejarawan pelantikan politik.

Baca : Seorang Muslimah Di London Di Ludahi Oleh Seorang Preman di Toko Kelontong
Keenam agamawan diberi waktu 60 sampai 90 detik untuk membacakan ceramah dan doanya. Dan berikut keenam agamawan yang dijadwalkan turut merayakan pelantikan Donald Trump, seperti ditulis New York Times:

Kardinal Timothy Dolan.
Kardinal Dolan telah menjadi Uskup Agung New York sejak 2009. Keperansertaannya menjadi kontroversial karena selama ini dia kerap mengkritik Trump.

"Ini bukan soal orangnya, ini soal jabatannya," kata Dolan. "Saya mendoakan narapidana, bukan berarti saya menyetujui apa yang telah diperbuat narapidana."

Pendeta Samuel Rodriguez.
Rodriguez adalah presiden National Hispanic Christian Leadership Conference, organisasi yang menaungi 100 juta evangelis Hispanik di AS dan Amerika Latin.

"Ini bukan hanya kehormatan patriotis, namun juga tugas suci," kata Rodriguez mengenai kehadirannya pada pelantikan Trump.

Pastur Paula White.
Pastor White adalah televangelis dari Florida. Televangelis adalah pendeta evangelis yang ceramahnya disampaikan lewat media, khususnya radio dan televisi. Dia mempromosikan teologi yang disebut teologi kemakmuran atau injil kemakmuran yang menyatakan kaum beriman tidak hanya diberkati oleh keselamatan abadi, namun juga kesehatan dan kemakmuran di Bumi.

Rabbi Marvin Hier.
Rabbi Hier adalah pendiri dan ketua Simon Wiesenthal Center, organisasi HAM Yahudi yang dinamai dari seorang korban selamat Nazi dan pemburu Nazi.

Baca : Rusia mewajibkan Perempuan Mengenakan Jilbab
Beberapa kalangan memintanya untuk tidak hadir pada pelantikan Trump, tapi dia berkata, "Ada 364 hari dalam satu tahun untuk politik, bagi kedua belah pihak untuk berbalas tuduhan. Tiga ratus enam puluh empat hari itu sudah cukup. Sekali dalam setiap empat tahun, presiden Amerika Serikat layak dimuluskan jalannya oleh kedua belah pihak dari cekcok politik, kalau tidak, kita melemahkan demokrasi kita sendiri."

Pendeta Franklin Graham.
Graham adalah putera Billy Graham, seorang perintis televangelis dan penasihat spiritual para presiden Amerika Serikat dari kedua partai yang selama ini berkuasa di AS.

Sehari setelah Pemilu, Graham memposting pesan di Facebook bahwa Trump menang karena "Tuhan telah campur tangan dalam menghentikan agenda progresif kaum ateis tidak bertuhan untuk menguasai negara kita."

Uskup Wayne T. Jackson.
Uskup Jackson mengelola Great Faith Ministries International dan Impact Television Network yang didaku sebagai satu-satunya jejaring Kristen yang didirikan dan dioperasikan oleh warga Afro-Amerika.

Baca juga : Hebooh - Pria Ini Tak Bicara Kepada Istrinya Selama 20 Tahun
Uskup Jackson pernah menjamu Trump di gerejanya di Detroit dan mewancarai Trump untuk jejaring medianya itu. Saat itu dia bertanya kepada Trump, apa rencana sang presiden terpilih dalam memulihkan perpecahan rasial di AS. Trump menjawab perpecahan terjadi karena orang kurang beragama dan karena kemiskinan, oleh karena itu dia berjanji menciptakan lapangan kerja guna mengatasinya.

Dia membela keputusannya menerima Trump bahwa, "Ini bukan soal menjadi Judas untuk kaum saya. Ini bukan dukungan. Ini pengikatan, bagi dia untuk mengungkapkan apa yang dia ingin lakukan.

Share this:

Share this with short URL: Get Short URL loading short url

You Might Also Like:

loading...
Disqus
Blogger
Pilih Sistem Komentar Yang Disukai

0 Comment

Add Comment

Gunakan konversi tool jika ingin menyertakan kode atau gambar.


image
How to style text in Disqus comments Top Disqus Commentators
  • To write a bold letter please use <strong></strong> or <b></b>.
  • To write a italic letter please use <em></em> or <i></i>.
  • To write a underline letter please use <u></u>.
  • To write a strikethrought letter please use <strike></strike>.
  • To write HTML code, please use <code></code> or <pre></pre> or <pre><code></code></pre>.
    And use parse tool below to easy get the style.
Show Parser Box

How to get ID DISQUS - http://disq.us/p/[ID DISQUS] - lihat di sini

strong em u strike
pre code pre code spoiler
embed

Like Pacapa? Keep us running by whitelisting Pacapa in your ad blocker.

This is how to whitelisting Pacapa in your ad blocker.

Thank you!

×
×
×